Pengertian Jaringan
Komputer
Jaringan komputer adalah hubungan dua buah device ataupun lebih yang digunakan untuk berkomunikasi diantara device tersebut. Untuk membangun sebuah jaringan komputer, diperlukan sebuah media Transmisi baik menggunakan Kabel maupun menggunakan Wireless.
Dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium
transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah
jaringan komputer yang sederhana. Apabila ingin membuat jaringan komputer yang
lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan
interkoneksinya.
Network
Administrator
Mengadministrasi server dalam jaringan adalah suatu bentuk pekerjaan yang dilakukan oleh administrator jaringan yang mempunyai tugas untuk mengelola jaringan yang terhubung dengan server, memonitor jaringan dan juga mengamankan paket data didalam jaringan tersebut.
Tugas Dasar:
• Mengetahui tentang dasar komputer baik teori maupun
praktek,
• Melakukan instalasi, mengelola serta memecahkan permasalahan
insfratruktur jaringan seperti pada: Router, Switch, Access Point dll.
• Menjaga kesetabilan jaringan (QoS)
Hal yang harus dimiliki oleh
seorang Network Administrator :
• Pengetahuan dasar tentang
komputer teori maupun praktek, hal ini sangat penting karena tidak mungkin
menjadi seorang administrator jaringan komputer namun bagaimana kerja sistem
komputer sendiri tidak dikuasai dengan baik.
• Pengetahuan tentang berbagai perangkat keras jaringan komputer seperti ;
repeater, hub, switch, router, antena, kabel dan berbagai perangkat pendukung
lainnya, pemahaman meliputi cara kerja, pemasangan dan konfigurasi.
• Pemahaman tentang routing teori maupun konfigurasi harus di kuasai
dengan baik agar mampu membangun jaringan dengan baik hal ini sangat diperlukan
terutama jika komputer ataupun sub organisasi perusahaan sangat banyak.
• Pengetahuan tentang sistem keamanan komputer terutama jaringannya (
network security ) akan sangat membantu dan memberikan nilai lebih.
• Selain kemampuan teori maupun praktek yang harus dikuasai dengan baik
hal lain adalah memiliki etika profesional, tanpa etika dan sikap seorang
profesional yang baik maka semua kemampuan teori maupun praktek yang dikuasai
tidak akan berarti banyak. memahami konsep sistem operasi.
• Database. setidaknya mengetahui konsepnya dan SQL CRUID (create,update,
insert,delete).
LAN DESAIN
LAN Desain adalah sebuah gambaran
dari suatu sistem jaringan yang menggambarkan sebuah jaringan LAN berupa nama
perangkatnya ,tipe wireless,tipe protocol,routingnya dll pada suatu tempat.
Prinsip Perancangan Jaringan
• Menganalisa aplikasi kebutuhan
pengguna
• Memperhatikan jalur-jalur kritis pada jaringan
• Memperhatikan keseimbangan beban pada jaringan
• Menggunakan model desain hierarki dalam mendesain jaringan
• Mengetahui tentang sistem keamanan jaringan komputer
• Perhitungkan bandwidth
yang dibutuhkan jaringan
Memilih perangkat Jaringan
Dalam mendesain sebuah
jaringan, adalah hal penting dalam urusan memilih perangkat jaringan yang
dibutuhkan, Administrator jaringan dilingkungan
perusahaan harus mampu menentukan perangkat jaringan yang akan digunakan,
seperti jenis-jenis router. Terdapat tiga katagori dari router berdasarkan
spesifikasinya. Router untuk Small Office, Medium dan Head Office.
Local Area Network
Local Area Network biasa disingkat LAN adalah
jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti
jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih
kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet
menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100,
atau 1000 Mbit/s.
Karelkteristik Local Area Network (LAN) :
1. Mempunyai
pesat data yang lebih tinggi
2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang
disewa dari operator telekomunikasi
Kelebihan LAN
·
Berbagai sumber daya (resource), dengan LAN maka pengguna dapat
saling berbagi sumber daya yang ada di setiap komputer.
·
Data terpusat, data yang ada pada setiap komputer di dalam
jaringan LAN dapat disimpan di satu tempat, yaitu di server. Dengan adanya
server maka setiap pengguna dapat mengakses file yang ada di masing-masing
kompuer.
Kekurangan LAN
·
Keamanan yang rentan, hal ini terjadi karena setiap komputer
dapat diakses oleh setiap penggunanya. Mungkin saja ada pengguna yang tidak
dapat menjaga kerahasiaan data dan password yang dimilikinya sehingga pengguna
tak sah dapat menerobos masuk.
·
Masalah pada server pusat, jika terjadi masalah pada server
pusat maka akan berakibat buruk pada seluruh jaringan LAN. Misalnya, jika
server pusat terinfeksi virus maka seluruh komputer di dalam jaringan akan
terinfeksi.
·
Instalasi cenderung mahal, pada dasarnya biaya instalasi
tergantung besarnya infrastruktur dan juga kondisi geografi, dan jenis topologi
jaringannya. Namun, instalasi LAN pada umumnya membutuhkan biaya yang tidak
sedikit.
wireless
Jaringan tanpa kabel atau disebut
juga nirkabel yang memanfaatkan udara sebagai media transmisi untuk
mengantarkan gelombang elektromagnetik.
Wireless sudah ditemukan sejak
para ilmuwan menemukan radio dan juga radar yang dioperasikan menggunakan
wireless. Beberapa model peralatan yang menggunakan wireless diantaranya adalah
GPRS untuk navigasi, telepon selular, telepon cordless, alat-alat komputer,
remote control, satelit televisi, dan wireless
LAN.
Penggunaan aplikasi tanpa kabel
sangat meningkatkan mobilitas seseorang, sehingga kebutuhan internet wireless
akan semakin populer. Dengan adanya teknologi bluetooth, Wifi IEEE802.11,
Wi-MAX dan yang lainnya akan mendukung internet tanpa kabel.
Cara Kerja Wireless
Prinsip kerja wireless mirip
dengan walky talky dan transreceiver. Pada wireless, transreceiver dipegang
oleh adapter yang mempunyai fungsi untuk mendeteksi adanya jaringan wireless
pada komputer melalui radio.
Jika sudah terdeteksi, kemudian
lakukan otentikasi pengguna. Jenis data apapun yang dikirim dari komputer atau
laptop akan diubah melalui adaptor wireless dari bentuk digital 0s dan 1s
menjadi sinyal radio berbentuk analog.
Teknologi
Wireless
Saat ini perkembangan teknologi
wireless tumbuh dan berkembang dengan pesat, dimana setiap saat kita selalu
membutuhkan sarana telekomunikasi, hal ini dapat terbukti dengan semakin
banyaknya pemakaian telepon selular, selain itu berkembang pula teknologi wireless
yang digunakan untuk akses internet :
·
Infrared (IR).
·
Wireless Wide Area Network (Bluetooth).
·
Radio Frequency (RF).
·
Wireless Personal Area Network / Telepon Seluler (GSM/CDMA).
·
Wireless LAN (802.11).
Contoh Teknologi Wireless :
·
Frekuensi Radio, merupakan salah satu perintis wireless, yang
sekarang sudah banyak digunakan dalam teknologi selanjutnya seperti ponsel,
bluetooth dan lainnya.
·
Sinar Infra Merah atau Infra Red, sebelum dipakai di ponsel
sebagai alat transmisi data, sudah dipakai dalam remote TV atau berbagai remote
lainnya.
·
Bluetooth, merupakan modifikasi dari frekuensi radio, berbeda
dengan Infra Red yang menggunakan medium cahaya. Bluetooth ini merupakan
teknologi wireless standard pada ponsel yang berfungsi untuk pertukaran data
dari jarak dekat menggunakan frekuensi radio sebesar 2,4 Ghz.
Konsep Wireless
Wireless LAN bekerja dengan
menggunakan gelombang radio. Sinyal radio menjalar dari pengirim ke
penerima melalui free space, pantulan, difraksim, line of sight dan obstructed
LOS. Ini berarti sinyal radio tiba di penerima melalui banyak jalur
(Multipath), dimana tiap sinyal (pada jalur berbeda-beda) memiliki level
kekuatan,delay dan fasa yang berbeda-beda.
Wired LAN (WLAN)
WLAN atau Wireless LAN (Local Area Network) adalah salah satu jaringan area lokal yang mentransmisi media dengan gelombang radio.
WLAN menggunakan jaringan
nirkabel (tanpa kabel) untuk menghubungkan ke jaringan pengguna lain di area
sekitar, sehingga Wireless LAN disebut juga sebagai jaringan nirkabel atau
jaringan wireless.
Selain itu frekuensi radio yang
digunakan jaringan ini untuk koneksi, transmisi data, atau point access (titik
akses) adalah transiver dua arah yang bekerja di 2,4 GHz (802.11b, 802.11g)
hingga 5 GHz (802.11a).
Kebanyakan perangkat jaringan ini
menggunakan kualifikasi Wi-Fi, IEEE 802.11b, akomodasi IEEE 802.11g, serta
memberikan level keamanan seperti WEP/WPA.
Fungsi utama Wireless LAN adalah
untuk mengakses jangkauan wilayah LAN atau area lokal menggunkan jaringan
nirkabel (tanpa kabel) dengan frekuensi radio.
Jaringan tersebut dibangun dari
empat komponen utama yaitu: Access point, mobile atau desktop PC, wireless LAN
interface, dan atnena.
cara kerja data yang bisa diakses
tanpa kabel alias melalui udara yaitu menggunakan glombang elektromagnetik
dengan teknologi spread spectrum technology (SST).
Kelebihan
WLAN (Wireless LAN)
·
mobilitas yang tinggi, yaitu pengguna memungkinkan untuk
mengakses informasi dimana saja tidak terpaku pada tempat dan tentunya dalm
jangkauan jaringan WLAN. Selain itu meningkatkan kuwalitas produktivitas dan
layanan.
·
instalasi yang mudah dan praktis, yaitu pemasanga-pemasangan
komponen yng dibutuhkan dapat dilakukan tanpa harung memasng kabel-kabel yang
rumit karena bersifat nirkable. Selain itu WLAN sudah terpasang pada setiap
semartpone atau laptop yang biasa kita pakai, mudah tinggal pakai.
·
fleksibel, yaitu memungkinkan pengguna untuk membuat jaringan
tanpa kabel.
·
digunakan diberbagai tempat atau bisa berpindh tempat dengan
mudah karena tanpa kabel.
·
biaya yang dibutuhkan relatif murah daripada jaringan yang
menggunakan kabel.
·
scalable, yaitu bisa digunakan di berbagai topologi jaringan
komputer sesuai kebutuhan.
Kelemahan
WLAN (Wireless LAN)
·
keamanan dan juga kerahasian yang minim sehingga orang lain bisa
saja mengakses data secara ilegal.
·
resiko penundaan atau delay yang besar.
·
resiko terjadiny masalah sinyal yang dipncarkan, bisa saja
terhalang oleh tembok, atau sumber interfrensi lainny.
·
kapasitas jaringan dengan keterbatasan spektrum, yaitu pita
frekuensi yang tidak bisa diperlebar, namun alhasil bisa kita manfaatkan secara
efisien.
EtherChannel
Etherchannel adalah suatu teknologi
trunking yang digunakan oleh switch Cisco catalyst dimana sejumlah fisikal port
pada device digabung menjadi satu jalur logika dalam satu buah port group.
Fungsinya untuk meningkatkan kecepatan koneksi antar switch, router ataupun
server dan jika salah satu port atau jalur rusak maka port group akan tetap
bekerja menggunakan jalur atau port yang lain.
Open Shortest Path First
OSPF merupakan routing protocol berbasis link state, termasuk dalam interior Gateway Protocol (IGP). Menggunakan algoritma Dijkstra untuk menghitung shortest path first (SPF). Menggunakan cost sebagai routing metric. Setelah antar router bertukar informasi maka akan terbentuk database link state pada masing-masing router.
OSPF mungkin merupakan IGP yang paling banyak digunakan. Menggunakan metode MD5
untuk autentikasi antar router sebelum menerima Link-state Advertisement (LSA).
Dari awak OSPF sudah mendukung CIDR dan VLSM, berbeda dengan RIP. Bahkan untuk
OSPFv3 sudah mendukung untuk IPv6.
Router dalam broadcast domain yang sama akan melakukan adjacencies untuk
mendeteksi satu sama lainnya. Pendeteksian dilakukan dengan mendengarkan “Hello
Packet”. Hal ini disebut 2 way state. Router OSPF mengirimkan “Hello Packet”
dengan cara unicast dan multicast. Alamat multicast 224.0.0.5 dan 224.0.0.6
digunakan OSPF, sehingga OSPF tidak menggunakan TCP atau UDP melainkan IP
protocol 89.






No comments:
Post a Comment